Sunday, October 19, 2014

Artikel Penawaran Barang

Pengertian Permintaan dan Penawaran, Hukum & Faktor Yang Mempengaruhi

Oleh godam64 pada 05 Oktober 2009 | 07:05

Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.

A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.

Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.


B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran

Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.

Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.


C. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)

1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.

2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.


3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.


4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.


5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.



D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)

1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.


2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.


3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.


4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.

5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.



Selamat Belajar Ilmu Ekonomi Dasar.


(Sumber : http://www.organisasi.org/1970/01/pengertian-permintaan-dan-penawaran-hukum-faktor-yang-mempengaruhi.html )



Penawaran

Penawaran, dalam ilmu ekonomi, adalah banyaknya barang atau jasa yang tersedia dan dapat ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada setiap tingkat harga selama periode waktu tertentu.
Penawaran dipengaruhi oleh beberapa faktor. Antara lain harga barang, tingkat teknologi, jumlah produsen di pasar, harga bahan baku, serta harapan, spekulasi, atau perkiraan.
Di antara faktor-faktor di atas, harga barang dianggap sebagai faktor terpenting dan sering dijadikan acuan untuk melakukan analisis penawaran. Harga berbanding lurus dengan jumlah penawaran. Jika harga tinggi, maka produsen akan berlomba-lomba menjajakan barangnya sehingga penawaran meningkat. Sementara itu, jika harga turun, maka produsen akan menunda penjualan atau menyimpan produknya di gudang sehingga jumlah penawaran akan berkurang.
Faktor teknologi akan memengaruhi output barang atau jasa yang akan dihasilkan produsen. Semakin tinggi teknologi, semakin cepat barang dihasilkan, maka semakin besar pula penawaran yang terjadi.
Harga-harga barang lain, termasuk di antaranya harga bahan baku, juga ikut memengaruhi penawaran. Semakin mahal harga bahan baku, semakin mahal pula harga produk yang dihasilkan. Namun biasanya, kenaikan harga bahan baku cenderung mengurangi keuntungan yang diterima oleh produsen, sehingga produsen akan mengurangi tingkat produksi dan mengurangi tingkat penawaran.

Hukum Penawaran

Bahwa semakin tinggi harga, jumlah barang yang ditawarkan semakin banyak. Sebaliknya semakin rendah harga barang, jumlah barang yang ditawarkan semakin sedikit. Inilah yang disebut hukum penawaran. Hukum penawaran menunjukkan keterkaitan antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga. Dengan demikian bunyi hukum penawaran berbunyi:
“"Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditawarkan.””
Hukum penawaran akan berlaku apabila faktor-faktor lain yang memengaruhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus).

Faktor-faktor yang Memengaruhi Penawaran

Penawaran dan produksi mempunyai hubungan yang sangat erat. Hal-hal yang mendorong dan menghambat kegiatan produksi berpengaruh terhadap jumlah penawaran. Berikut ini faktor-faktor yang memengaruhi penawaran:

  • Harga barang itu sendiri
Apabila harga barang yang ditawarkan mengalami kenaikan, maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan meningkat. Sebaliknya jika harga barang yang ditawarkan turun jumlah barang yang ditawarkan penjual juga akan turun. Misalnya jika harga sabun mandi meningkat dari Rp1.500,00 menjadi Rp2.000,00, maka jumlah sabun mandi yang penjual tawarkan akan meningkat pula.
  • Harga barang pengganti
Apabila harga barang pengganti meningkat maka penjual akan meningkatkan jumlah barang yang ditawarkan. Penjual berharap, konsumen akan beralih dari barang pengganti ke barang lain yang ditawarkan, karena harganya lebih rendah. Contohnya harga kopi meningkat menyebabkan harga barang penggantinya yaitu teh lebih rendah, sehingga penjual lebih banyak menjual teh.
  • Biaya produksi
Biaya produksi berkaitan dengan biaya yang digunakan dalam proses produksi, seperti biaya untuk membeli bahan baku, biaya untuk gaji pegawai, biaya untuk bahan-bahan penolong, dan sebagainya. Apabila biaya-biaya produksi meningkat, maka harga barang-barang diproduksi akan tinggi. Akibatnya produsen akan menawarkan barang produksinya dalam jumlah yang sedikit. Hal ini disebabkan karena produsen tidak mau rugi. Sebaliknya jika biaya produksi turun, maka produsen akan meningkatkan produksinya. Dengan demikian penawaran juga akan meningkat.
  • Kemajuan teknologi
Kemajuan teknologi sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya barang yang ditawarkan. Adanya teknologi yang lebih modern akan memudahkan produsen dalam menghasilkan barang dan jasa. Selain itu dengan menggunakan mesin-mesin modern akan menurunkan biaya produksi dan akan memudahkan produsen untuk menjual barang dengan jumlah yang banyak. Misalnya untuk menghasilkan 1 kg gula pasir biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan Manis sebesar Rp4.000,00. Harga jualnya sebesar Rp7.500,00/kg. Namun dengan menggunakan mesin yang lebih modern, perusahaan Manis mampu menekan biaya produksi menjadi Rp3.000,00. Harga jual untuk setiap 1 kilogramnya tetap yaitu Rp7.500,00/kg. Dengan demikian perusahaan Manis dapat memproduksi gula pasir lebih banyak.
Pajak yang merupakan ketetapan pemerintah terhadap suatu produk sangat berpengaruh terhadap tinggi rendahnya harga. Jika suatu barang tersebut menjadi tinggi, akibatnya permintaan akan berkurang, sehingga penawaran juga akan berkurang.
  • Perkiraan harga di masa depan
Perkiraan harga di masa datang sangat memengaruhi besar kecilnya jumlah penawaran. Jika perusahaan memperkirakan harga barang dan jasa naik, sedangkan penghasilan masyarakat tetap, maka perusahaan akan menurunkan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Misalnya pada saat krisis ekonomi, harga-harga barang dan jasa naik, sementara penghasilan relatif tetap. Akibatnya perusahaan akan mengurangi jumlah produksi barang dan jasa, karena takut tidak laku.

Jenis-jenis Penawaran

  • Penawaran Individu
Penawaran individu adalah jumlah barang dan/atau jasa yang ditawarkan seorang penjual atau produsen pada waktu, tempat dan satuan harga tertentu.
  • Penawaran Pasar
Penawaran pasar adalah jumlah barang dan/atau jasa yang ditawarkan sekelompok penjual atau beberapa orang produsen pada waktu, tempat dan satuan harga tertentu.

(Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Penawaran )

Fikom BUDILUHUR

Visi Misi

VISI MISI FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS BUDI LUHUR
VISI MISI PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS BUDI LUHUR

(Sumber : http://fikom.budiluhur.ac.id/profil/visi-misi/ )

Program Studi

CP
FIKOM memiliki 4 konsentrasi atau peminatan yaitu :
  1. Broadcast Journalism
  2. Public Relations
  3. Visual Communication Design (DKV)
  4. Creative Advertising
Broadcast Journalism
Prospek Lulusan : Video Journalist, TV Reporter, News Editor, News Producer, TV/Radio Consultant
Public Relations
Prospek Lulusan : PR Consultant, Marketing PR, Event Supervisor
Visual Communication Design
Prospek Lulusan : Graphic Designer, Product Designer, Consultant
Creative Advertising
Prospek Lulusan : Copy Writer, Advertising Designer, Ad – Producer
FIKOM menerapkan kurikulum dengan berbasis IT (Cyber), mengingat Universitas Budi Luhur merupakan kampus yang unggul sebelumnya dalam bidang IT. FIKOM juga memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk mendapatkan keahlian yang lebih mendalam dan bersertifikat, seperti keahlian bidang Penyiaran di Jakarta Broadcasting School (JBS).
Dosen-dosen FIKOM, minimal merupakan lulusan S-2 dan sebagian besar adalah praktisi di bidang komunikasi. FIKOM juga selalu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal lebih jauh dengan dunia kerja. FIKOM memiliki jadwal kunjungan observasi rutin, magang, dan riset di beberapa stasiun TV (Metro TV, SCTV, RCTI, Trans TV, Trans 7, TPI, TV One).
Morning Class

(Sumber : http://fikom.budiluhur.ac.id/profil/program-studi/ )

Kegiatan Kampus BUDILUHUR

Study Tour Thailand 2014



(Sumber : http://astri.budiluhur.ac.id/2014/10/08/study-tour-thailand-2014/ )



Kampanye Kampus Bebas Sampah:UBL Goes Green and Clean

pa aangPada hari Senin 16 Juni 2014, secara serentak mahasiswa Universitas Budi Luhur melaksanakan kegiatan Kampanye “Kampus Bebas Sampah”. Kegiatan kampanye ini adalah salah satu rangkaian kegiatan yang mendukung moto “Green and Clean” kampus Budi Luhur yang di canangkan sejak tahun 2012. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Kasih Hanggoro selaku Ketua Badan Pelaksana Harian Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Bapak Prof. Suryo Hapsoro selaku Rektor Universitas Budi Luhur, Bapak Arief Wibowo selaku Direktur Akademi Sekretari Budi Luhur, serta para petinggi Universitas & Akademi Sekretari Budi Luhur lainnya.pa aang1Acara pertama pukul 09.00 WIB dimulai dengan sambutan dari Bapak Kasih Hanggoro selaku Ketua Badan Pelaksana Harian (KBPH) Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Pada acara pembukaan kampanye, beliau tampil beda dengan berpakaian Jas lengkap. Alasan beliau cukup mengejutkan, kenapa beliau berpenampilan seperti itu karena, kepeduliannya dan penghormatannya pada SAMPAH. Dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Suryo Hapsoro Tri Utomo selaku Rektor Universitas Budi Luhur. Setelah sambutan, para tamu undangan diajak untuk bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Padamu Negeri, dan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ridho, mahasiswa Universitas Budi Luhur. Hadir mendampingi KBPH Yayasan dalam pemukulan gong tanda di mulainya kampanye adalah, Rektor Univ. Budi Luhur Prof, Ir, Suryo Hapsoro Triutomo, PhD, Direktur Astri Budi Luhur Arief Wibowo M.Kom dan seluruh mahasiswa dari kelompok Blsafe. Kegiatan kampanye yang juga melibatkan sampah baruibu-ibu PKK di lingkungan sekitar kampus, antara lain mengusung acara, Seminar “My Trash, My Inspiration” dengan tema Recycle sampah , Fashion show dari bahan baku sampah, penampilan musik dengan Alat musik perkakas dapur bekas, serta Lomba Reuse sampah yang ada di kampus.   Acara dilanjutkan pukul 10.00 dengan laporan dari Bapak Hakim selaku penanggungjawab lomba, mengenai lomba Reuse sampah, dan mengajak peserta lomba yang terdiri dari mahasiswa Universitas dan Akademi Sekretari Budi Luhur, menuju tempat pelaksanaan lomba di koridor Jakarta Broadcasting School Universitas Budi Luhur. Lomba Reuse sampah, difokuskan menggunakan sampah yang ada di lingkungan kampus, bertujuan membuat mahasiswa semakin peduli akan arti pentingnya memperlakukan sampah dengan baik dan benar. Hadiah bagi pemenang lomba Reuse sampah ini berupa, voucher beasiswa pendidikan untuk pembayaran kuliah semerter Genap tahun ajaran 2013/2014. Panitia yang mengawal lomba ini adalah Himpunan Mahasiswa Arsitektur Budi Luhur, bekerja sama dengan mahasiswa kelompok BLSAfe (Budi Luhur Action for Empathy) Sungguh di luar dugaan, animo mahasiswa dalam mengikuti acara lomba reuse sampah yang pertama kali diadakan bagi mahasiswa di lingkungan internal kampus ini, sangat besar. Pendaftaran terpaksa di tutup karena sudah terdapat 35 kelompok pendaftar, dengan syarat satu kelompok adalah tiga orang. Target awal diharapkan terdapat minimal 11 kelompok peserta yang terdiri dari minimal satu kelompok per program studi di univ Budi Luhur yang berasal dari lima fakultas dan satu akademi sekertari. Penjurian lomba Reuse ini semula akan di pimpin langsung oleh KBPH sampah2Yayasan, namun karena di waktu bersamaan ada musibah, maka penjurian di pimpin oleh Rektor Universitas Budi Luhur, dengan Anggota Direktur Humas, Promosi dan Kerjasama Bapak Brury S, Skom, Mkom, serta satu anggota dari praktisi sekaligus dosen dari Universitas kain Bapak Ir. Indartoyo, M.Arch. Selama kegiatan lomba berlangsung, di Auditorium Universitas Budi Luhur berlangsung seminar “My Trash, My Inspiration” mulai pukul 10.00 WIB. Seminar ini menghadirkan dua orang pembicara yaitu Ibu Sri Rahayu, S.E., M.Si. selaku ketua Bank Sampah Rt05, Pinang Griya Permai, Tangerang, yang kebetulan beliau merupakan dosen di Universitas Budi Luhur, dan Bapak Mukafi Solihin dari Komunitas Lumintu Tangerang, dengan moderator Ibu Reni Hariyani, S.E., M.Akt. selaku dosen Universitas dan Akademi Sekretari Budi Luhur. Acara seminar berakhir pukul 12.00 WIB setelah sebelumnya diadakan sesi tanya jawabsampah baru 1 dengan enam orang penanya terbaik, yang mendapat doorprize berupa 5 hadiah dan 1 buah handphone . Setelah seminar, acara dilanjutkan dengan Fashion Show dari bahan-bahan daur ulang yang dibawakan oleh 6 orang model mahasiswa Universitas dan Akademi Sekretari Budi Luhur, lalu dilanjutkan dengan penampilan perkusi dari Sirkus Percussion yang menggunakan alat musik yang terbuat dari barang bekas. Pukul 12.30, para peserta dan tamu undangan dipersilahkan untuk menikmati hidangan makan siang yang telah tersedia di depan gedung Auditorium. Makanan-makanan ini disediakan oleh ibu-ibu pedagang makanan dari kantin Budi Luhur serta dari luar kampus. Terdapat stand ketupat sayur, ketoprak, somay, bakso, dan soto mie. Para peserta dan tamu undangan bisa menikmati salah satu menu dengan menukarkan kupon makan yang telah diberikan sebelum memasuki gedung Auditorium di awal acara sampahLomba Reuse di tempat yang terpisah, berlangsung dari pukul 11.00 wib sampai dengan 15.00 wib. Juara pertama berhadiah voucher beasiswa pendidikan senilai 3 juta rupiah, di menangkan oleh kelompok Prodi Ekonomi, mengusung produck berjudul Black Furniture. Juara ke dua berhadiah voucher senilai 2,4 juta rupiah dari kelompok prodi TI bersama SI dengan judul produk Multi function dan Juara ketiga berhadiah voucer senilai 1,8 juta rupiah, dari kelompok akademi sekertari dengan produk Tas wanita. sampah1Pukul 14.00 diadakan Operasi Semut mengumpulkan sampah yang diikuti oleh pengurus Budi Luhur Social Action for Empathy (BL SAfE), mulai dari tempat parkir belakang kampus, hingga depan kampus Universitas Budi Luhur. Acara dilanjutkan pukul 15.00 dan dipindahkan ke depan lift unit 6, dengan penampilan penutup dari ASTRI Dance Crew di lapangan kampus Budi Luhur sebelum pengumuman pemenang lomba recycle.Acara selesai pukul 16.00, ditutup dengan sesi foto bersama seluruh panitia. sampah3

(Sumber : http://www.budiluhur.ac.id/2014/06/18/kampanye-kampus-bebas-sampahubl-goes-green-and-clean/ )

Artikel Ekonomi

Pengusaha Harap Ekonomi Kian Cemerlang di Era Jokowi


  •  Ekonomi

Sofjan Wanandi
(Liputan6.com)
Liputan6.com, Jakarta - Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019, Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) telah resmi dilantik pada hari ini di Gedung MPR DPR.


Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sofjan Wanandi menyakini dengan dilantiknya Jokowi-JK diharapkan kinerja pemerintah ke depan akan lebih baik dibandingkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Tentu berharap bisa bekerja lebih baik dibanding pemerintah sebelumnya, akhinya kita berharap pemerintah menjalankan apa yang sudah dijanjikan selama masa kampanye," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/10/2014).

Dia menilai selama 10 tahun berkuasa kinerja pemerintah SBY tidak cemerlang, bahkan semakin lama malah semakin menurun. Hal ini lantaran banyak janji-janji khususnya di sektor ekonomi yang tidak terlaksana dan terkesan lebih banyak sisi pencitraan.

"Memang waktu tahun awal pemerintahannya kita tumbuh tinggi sekali. Lima tahun pertama rata-rata 6,5 persen. Tetapi pada lima tahun kedua menurun jadi 5,1 persen dan lebih banyak pada pencitraan," lanjutnya.

Meski demikian, melihat antusiasme pasar dan adanya perbaikan ekonomi global diharapkan akan mendorong pertumbuhan lebih baik lagi selama lima tahun ke depan.

"Jadi PR-nya bagaimana kita tumbuh di atas 7 persen, mengurangi high cost ekonomi, pembangunan infrastruktur. Saya rasa pada tahun pertama saja kita bisa tumbuh 6 persen sudah bagus. Kalau 7 persen mungkin rata-rata selama lima tahun pemerintahan," tandasnya. (Dny/Ndw)
(Sumber : Liputan6.com)

Dana Subsidi BBM Buat Bangun Jalan, RI Bisa Kalahkan Malaysia

  •  Ekonomi

Proyek Jalan Tol
(Foto: Antara)
Liputan6.com, Jakarta - Pengusaha mendesak pemerintah segera mengurangi anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM), dan kemudian dialihkan untuk membangun jalan umum maupun jalan tol. Dengan pertumbuhan jalan yang signifikan, Indonesia bakal menyalip panjang jalan di Malaysia. 

Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto mengungkapkan, pihaknya membangun ruas jalan bebas hambatan Kertosono-Mojokerto Jawa Timur sepanjang 40 kilometer (Km) dengan investasi Rp 3,6 triliun. 

"Panjang jalan tol di seluruh Indonesia 900 km. Kalau anggaran subsidi BBM Rp 250 triliun untuk bikin jalan 70 kali 40 km, maka (panjang jalan tol) Malaysia lewat," ucap dia di Jakarta, seperti ditulis Minggu (19/10/2014). 

Saat ini, panjang jalan tol di Malaysia mencapai sekira 3.000 km. Negeri Jiran ini diperkirakan mampu menambah panjang jalan sampai 700 km per tahun, sedangkan Indonesia hanya sanggup sekira 74 km. 

"Makanya kami selaku perusahaan otomotif sangat mendukung anggaran subsidi BBM dikurangi. Bahkan kami sudah lama mengimbau kepada seluruh karyawan Astra untuk menggunakan BBM non subsidi," ujarnya. 

Dalam dua tahun ke depan, Prijono mengaku, Indonesia akan dihadapkan pada situasi ekonomi kurang menguntungkan.
Namun dirinya optimistis mampu mengejar target pertumbuhan pendapatan. "Dalam 10 tahun terakhir ini dengan stabilitas ekonomi yang fluktuasi, pendapatan grup kami bisa tumbuh 17 persen," paparnya.

Dia mengaku, Astra International tak ingin berhenti menanamkan investasi meski kondisi perekonomian negara ini ditengarai bakal lebih sulit dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal itu tercermin dari peningkatan belanja modal Astra setiap tahun. 

"Sebagai pengusaha, kami tidak akan berhenti investasi karena melihat potensi yang ada. Tahun 1998 saat krisis di mana kami hampir bangkrut dengan catatan tujuh kali utang dari equity saja bisa dilewati, apalagi dua tahun ke depan. Pasti dapat kami lewati dengan baik," harap Prijono. (Fik/Ahm)
Credit: Agustina Melani
(Sumber : Liputan6.com)

Artikel Politik


Pesan Prabowo Subianto: Sahabatku Sekalian...


  •  Politik

  • Jokowi Dan Prabowo
    Jokowi Saat Mengunjungi Prabowo (Liputan6.com\Herman Zakharia)
    Liputan6.com, Jakarta - Beberapa jam setelah bertemu dengan Presiden terpilih Jokowi atau Joko Widodo, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang keduanya bertarung pada Pemilihan Presiden 9 Juli lalu, menyampaikan pesan rekonsiliatif kepada rakyat Indonesia, terutama pendukungnya.
    Dalam pesannya itu, Prabowo menyatakan diri sebagai orang yang selalu ingin menjaga persatuan nasional, berjiwa ksatria dan memelihara silaturahmi, persahabatan dan persaudaraan, sehingga dia mengajak pendukungnya untuk bersahabat dengan pihak yang dulu menjadi lawannya.


    "Kita harus ingat bahwa pihak yang berseberangan dengan kita dalam sebuah pertarungan politik tidak serta-merta dan tidak otomatis harus menjadi musuh kita. Dari sejak awal saya katakan bahwa pesaing kita adalah saudara kita juga," tulis Prabowo dalam akun Facebook-nya itu, seperti dikutip pada Sabtu (18/10/2014).

    Dalam pesan 885 kata itu, Prabowo mendaulat Jokowi sebagai patriot yang seperti dirinya menginginkan yang terbaik untuk Indonesia.

    "Oleh karena itu saya memilih untuk membangun silaturahmi dengan beliau, sesuai dengan ajaran-ajaran budaya nenek moyang kita," tulis Prabowo dalam akun Facebook-nya yang hingga berita ini diturunkan sudah di-share atau dibagikan sebanyak 10.003 dan sekitar 205.351 'like' tersebut.

    Berikut pesan rekonsiliatif lengkap Prabowo Subianto yang didahului dengan kalimat 'Sahabatku sekalian' itu dalam akun Facebook-nya.

    Sahabatku sekalian,

    Saya tahu banyak diantara kalian yang merasa masih tidak menerima, masih terluka, karena kita telah dikhianati oleh sistem yang tidak baik. Tetapi hal ini tidak berarti bahwa kita harus menimbulkan perpecahan di bangsa kita.

    Seperti sahabat ketahui, dalam berpolitik saya selalu mengutamakan keutuhan bangsa dan kejayaan Republik Indonesia. Saya paham bahwa ada negara-negara tertentu yang selalu ingin Indonesia pecah. Ada yang ingin rakyat Indonesia tetap tergantung sama mereka. Karena itulah saya ingin menjaga persatuan nasional.

    Setelah saya renungkan mendalam, saya melihat di pihak PDIP dan koalisi mereka masih banyak patriot-patriot, anak-anak Indonesia yang juga cinta bangsa dan negara dan rakyat. Karena itulah saya memilih untuk terus berjuang untuk nilai-nilai yang kita pegang teguh yaitu Pancasila, UUD 1945 yang utuh dan asli, NKRI dari Sabang sampai Merauke yang kuat, yang adil, yang sejahtera, yang berdiri di atas kaki kita sendiri dan yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

    Saya akan terus perjuangkan nilai-nilai itu, tetapi dalam kerangka senantiasa menjaga jangan sampai terjadi perpecahan di antara sesama bangsa Indonesia. Kita harus ingat bahwa pihak yang berseberangan dengan kita dalam sebuah pertarungan politik tidak serta merta dan tidak otomatis harus menjadi musuh kita.

    Dari sejak awal saya katakan bahwa pesaing kita adalah saudara kita juga. Memang ada pihak-pihak yang penuh kebencian, prasangka buruk, keserakahan, kedengkian dan jiwa yang curang. Tapi ingat dari awal saya menganjurkan kepada lingkungan saya, pendukung saya, sahabat-sahabat saya, apa yang saya tuntut dari diri saya sendiri yaitu berjiwalah sebagai seorang kesatria, sebagai seorang pendekar. Kalau ada pihak yang menebarkan kebencian, fitnah, kepada kita bukan berarti kita harus balas dengan sikap yang sama. Janganlah fitnah kita balas fitnah, janganlah kebencian kita balas kebencian. Janganlah kita bertindak sebagai individu yang berjiwa Kurawa.

    Itulah sikap saya, dan karena itulah saya memilih jalan yang saya tempuh sekarang. Bukan berarti kita merendahkan nilai-nilai kita atau perjuangan kita. Semakin kita merasa benar, semakin pula kita harus rela menghormati orang lain, pihak lain. Kalau orang lain menghormati kita, kita menghormati orang tersebut. Bahkan kalaupun mereka tidak hormat pada kita, tidak ada salahnya kita menghormati terus.

    Saya mohon semua pendukung-pendukung saya untuk memahami hal ini. Saya mengerti sebagian dari saudara-saudara belum bisa menerima sikap saya. Tetapi percayalah, seorang pendekar, seorang kesatria harus tegar, harus selalu memilih jalan yang baik, jalan yang benar. Menghindari kekerasan sedapat mungkin. Menjauhi permusuhan dan kebencian.

    Sahabat, kita bukan pihak penakut. Sejak dari masa muda, saya pernah hidup sebagai seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia. Berkali-kali saya terlibat dalam operasi-operasi militer, dalam kontak-kontak tembak dengan musuh negara. Saya paham apa artinya kekerasan. Karena itulah saya sadar bahwa seorang pemimpin sejati, pemimpin yang bertanggung jawab selalu harus memilih jalan yang sejuk. Apalagi kalau ini adalah untuk menjaga kepentingan, keutuhan bangsa yang kita cintai.

    Sahabat, kita harus tetap militan, kita harus tetap patriotik. Kita harus menyiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan. Kalau kita hormat bukan berarti kita menyerah. Kalau kita sopan bukan berarti kita meninggalkan perjuangan kita. Tapi kita harus selalu berusaha mencari jalan yang damai, jalan yang baik. Kita harus selalu mengutamakan persaudaraan dan persahabatan.

    Kalau semua usaha kita, pada saatnya nanti tetap tidak membuahkan sebuah hasil yang sesuai dengan kepercayaan dan cita-cita kita, dan keyakinan kita akan kepentingan bangsa dan rakyat, kalau bangsa Indonesia terancam, kalau kekayaan bangsa terus dirampok oleh bangsa lain, kalau kita sudah sekuat tenaga menciptakan kesadaran nasional, sebagai patriot dan pendekar bangsa kita harus tidak ragu-ragu mengambil tindakan yang dituntut oleh keadaan.

    Saya sekali lagi menganjurkan kepada sahabat saya dan pendukung saya, marilah kita terus tegar. Marilah kita memperkuat diri, marilah kita menambah barisan kita. Yakinkan lingkungan kita semuanya, bangkitkan kesadaran nasional kita. Dulu saat Bung Karno bersama para pendiri bangsa memperjuangkan kemerdekaan, mereka pun berpuluh tahun harus membangun kesadaran nasional. Sekarang pun kita harus membangun kesadaran nasional, bahwa kita saat ini sedang diancam oleh bangsa-bangsa asing yang selalu ingin Indonesia pecah, Indonesia lemah dan selalu tergantung.

    Dalam pertemuan saya dengan saudara Joko Widodo tadi saya sampaikan, bahwa saya merasakan di dalam hati sanubari Joko Widodo yang paling dalam beliau adalah seorang patriot. Beliau ingin yang terbaik untuk Indonesia. Oleh karena itu saya memilih untuk membangun silaturahmi dengan beliau, sesuai dengan ajaran-ajaran budaya nenek moyang kita.

    Apalagi agama Islam yang saya anut, mengajarkan saya bahwa menjalin dan memelihara silaturahmi, persahabatan dan persaudaraan jauh lebih mulia dan bermanfaat daripada meneruskan prasangka buruk, rasa curiga, apalagi terjerat dalam kebencian dan permusuhan. Ibarat api tidak bisa dipadamkan dengan api, maka kebencian dan fitnah mari kita balas dengan berbudi luhur, berjiwa kesatria. Semakin difitnah, semakin difitnah, semakin dihina, kita akan semakin tegar.

    Saya minta sahabat sekalian janganlah ragu kepada pilihan-pilihan saya. Janganlah mendorong saya untuk mengambil sikap yang tidak sesuai dengan jiwa saya sebagai ksatria. Janganlah mengira saya akan surut dalam perjuangan saya.

    Saya juga telah sampaikan kepada saudara Joko Widodo bahwa perjuangan saya adalah membela UUD 1945 yang lahir 18 Agustus 1945, membela keutuhan NKRI, membangun suatu bangsa ber-Bhinneka Tunggal Ika yang aman, damai, kuat, adil, makmur dan sejahtera. Beliaupun menyatakan bahwa itu juga pegangan beliau. Saya juga katakan, kalau nanti dalam perjalanan Pemerintahan beliau ada kebijakan-kebijakan yang kurang menguntungkan rakyat, apalagi melanggar Pancasila dan UUD 1945 maka kami tidak akan ragu-ragu menyampaikan kritik kepada Pemerintah. Beliau menyambut ini dengan baik, dan beliau juga menyampaikan sewaktu-waktu akan mengundang saya untuk meminta pendapat dan masukan dari saya.

    Terima kasih, saudara-saudara. Sahabatku dimanapun berada.

    Wassalamualaikum.

    Salam Indonesia Raya,

    Prabowo Subianto, 17-10-2014

    Credit: Anri Syaiful
    (Sumber : Liputan6.com)

    Jokowi-Ahok Akhirnya 'Bercerai'

     Politik

    Jokowi-Ahok akhirnya 'bercerai'.
    Jokowi-Ahok akhirnya 'bercerai'. (Liputan6.com/Sangaji)
    Liputan6.com, Jakarta - "Saya dan istri dan keluarga minta maaf jika ada yang kurang berkenan," demikian sepenggal kata yang meluncur dari mulut Presiden terpilih Jokowi di hadapan para jajarannya di Pemprov DKI Jakarta dan ribuan warga, saat 'bercerai' dengan partnernya Ahok dari jabatan Gubernur DKI.

    Setelah menyampaikan ucapan perpisahan, kini pria bernama lengkap Joko Widodo itu hanya tinggal menunggu hari pelantikannya sebagai Presiden RI.
    Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemberhentian dirinya telah disahkan Presiden SBY dan diterima di kediaman dinas Gubenur DKI, Jalan Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (16/10/2014) pagi.

    "Sebetulnya pada hari ini saya sudah bukan Gubernur Jakarta lagi. Karena pagi tadi surat dengan tanda tangan Presiden sudah ada," ungkap Jokowi dalam acara Silaturahmi Gubernur dengan Pengurus dan Anggota Lembaga Kemasyarakatan.

    Namun, ia menegaskan agar warga DKI tetap yakin dan percaya bahwa Jakarta merupakan bagian penting dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh sebab itu, persoalan yang terjadi di Jakarta sebagai ibukota negara juga merupakan tanggung jawab Presiden RI.

    Meski sudah tak lagi menjadi orang nomor 1 di Jakarta, Jokowi mengatakan dirinya pada Jumat 17 November besok masih akan ke Balaikota Jakarta. Namun, kedatangannya bukan untuk bekerja, melainkan mengemasi barang-barang miliknya dari ruang kerja Gubernur DKI Jakarta.

    "Besok kan kemas-kemas di kantor, masukkan ke dus, dibawa pulang," ungkap Jokowi.
    Janji Jokowi

    Tak lagi menyandang status Gubernur DKI Jakarta, Jokowi berjanji pemerintah pusat di bawah kepemimpinannya akan membantu pemerintah DKI dalam menyelesaikan berbagai persoalan Jakarta.

    "Percayalah DKI ini merupakan bagian penting dari NKRI. Oleh sebab itu persoalan di Jakarta juga tanggung jawab presiden," tutur Jokowi disambut riuh tepuk tangan.

    Suami Iriana itu juga mengungkapkan dirinya ingin mempercepat berbagai program penanganan banjir dan transportasi di Jakarta yang bersinggungan dengan Pemerintah Pusat dan provinsi lainnya. Namun, ia menegaskan tentunya hal itu membutuhkan kerja keras Gubernur DKI dan jajarannya mulai dari sekda, kepala dinas, camat, lurah, hingga ketua RT dan RW.
    Begitu pun dengan pembebasan tanah untuk pembangunan Waduk Ciawi di Bogor, Jawa Barat. Jokowi berjanji hal itu bakal selesai tahun depan. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas PU DKI Jakarta akan didorong untuk bekerja cepat agar target pembangunan selama 2 tahun tercapai.

    "Saya yakin dengan gubernur baru, Pak Basuki (Ahok), nantinya dengan didukung pemerintah pusat kecepatan pembangunan di DKI akan lebih cepat lagi," papar Jokowi.

    Jokowi pun berpesan agar meningkatkan kualitas kerja serta bekerja sama dengan Ahok yang sebentar lagi menduduki kursi kepala daerah.

    "Saya titip kepada seluruh warga DKI untuk dukung penuh Pak Basuki (Ahok)," ungkap pria kelahiran Solo itu.
    Pada kesempatan itu, Jokowi juga mengungkap sedikit sosok mantan bupati Bangka Belitung, Ahok.
    "Saya mau cerita sedikit soal Pak Ahok. Orangnya memang keras dan kalau bicara tajam. Tapi saya ingin membuka apa adanya," ucap Jokowi.

    "Pak Ahok ini hatinya sangat lembut. Kalau ada yang datang terus nangis, Pak Ahok langsung terenyuh pasti langsung diberi," imbuh dia yang disambut tawa hadirin.

    Jokowi pun melanjutkan guyonan. Mantan Walikota Solo itu menyarankan warga untuk menangis apabila ingin bertemu Ahok. Sebab cara itu dapat meluluhkan hati sang calon Gubernur DKI yang dikenal tegas tersebut.
    Setelah resmi 'bercerai' dengan Ahok -- lepas jabatannya sebagai Gubernur DKI, kini Ahok pun otomatis menyandang status Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta.
    Ahok Grogi Ditinggal Jokowi?
    Usai salam perpisahan Jokowi diucapkan, sosok Ahok terlihat grogi mendampingi di atas panggung. Ia --- yang hari ini berstatus sebagai Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta-- pun terlihat bingung untuk menyalami pria berperawakan tinggi kurus itu.
    Sekitar beberapa detik diam dan kaku, Ahok pun kemudian menyampaikan sepatah kata menyambut ucapan perpisahan Jokowi.

    "Sebetulnya dari tadi saya tahu beliau sudah dapat surat (Keppres). Jadi ini presiden ke-7," ucap Ahok yang berdiri di samping Jokowi.

    Melihat gelagat Ahok yang tak biasa, salah satu pembawa acara pun menggoda. Pantun yang menyebut Ahok yang biasanya galak hari ini terlihat grogi pun dilontarkannya. Sontak para hadirin pun tertawa.

    Suami Veronica Tan itu mengaku, selama 2 tahun memimpin Jakarta bersama-sama, dia banyak belajar dari figur Jokowi. Seperti terutama sikap santun dan kerendahan diri Presiden terpilih itu. Meski hingga kini hal itu masih belum bisa diterapkannya.

    "Saya udah lebih baik, jinak, karena belajar dari wong Solo. Istri saya sering nanya kenapa selalu pakai baju Solo (batik)? Ya karena dikasih terus dari Pak Jokowi. Hehehe," ucap Ahok.

    Ahok yang akan menggantikan Jokowi sebagai Gubernur, meminta didoakan agar nantinya dirinyatidak bertambah galak setelah ditinggal koleganya itu.

    "Doakan saya supaya nanti tidak ada Pak Jokowi, saya tidak boleh terlalu galak," ujar Ahok.

    Menurut Ahok, selama ini Jokowi mampu mengimbangi sikap tegas dan menggebu-gebunya. Lalu ia dapat berlindung di balik Jokowi saat dirinya diserang karena pernyataan-pernyataannya yang kerap kontroversial hingga menyinggung beberapa pihak. (Ado)

    (Sumber : Liputan6.com)